1832: Drama Sejarah

[Read] ➻ 1832: Drama Sejarah ➸ Remy Sylado – Johndore.co.uk
  • Paperback
  • 94 pages
  • 1832: Drama Sejarah
  • Remy Sylado
  • Indonesian
  • 19 October 2018

About the Author: Remy Sylado

Remy Sylado lahir di Makassar 12 Juli 1945 Dia salah satu sastrawan Indonesia Nama sebenarnya adalah Yapi Panda Abdiel Tambayong Jampi Tambajong Ia menghabiskan masa kecil dan remaja di Solo dan Semarang Sejak usia 18 tahun dia sudah menulis kritik, puisi, cerpen, novel, drama, kolom, esai, sajak, roman popular, juga buku buku musikologi, dramaturgi, bahasa, dan teologi Ia memiliki sejumlah


1832: Drama SejarahPangeran Diponegoro Legenda Nusantara Itu Pernah Mengalami Masa Kehidupan Suram Di Manado Sebelum Meninggal Di Makasar 1855 Di Manado, Keluarga Diponegoro, Keluarga Nyai Mojo Dan Pengikutnya Dibuang Oleh Pemerintahan Kolonial Belanda Hidup Dalam Kesepian Dan Penderitaan Bermodal Kesetiaan Akan Kemerdekaan Hidup, Mereka Teguh Dalam Menjaga Cita Cita Luhurnya Terdapat Banyak Muatan Pengetahuan Sejarah Dan Nilai Kemanusiaan Yang Bisa Dipetik Dari Buku Yang Tersaji Dalam Bentuk Naskah Drama Ini Sangat Berguna Dibaca Oleh Remaja Dan Kaum Muda Indonesia.

You may also like...

15 thoughts on “1832: Drama Sejarah

  1. htanzil says:

    Buku ini merupakan naskah Drama Sejarah 1832 karya Remy Sylado yang telah dipentaskan pada bulan Oktober 2012 yang lalu Drama ini terbagi dalam lima babak, dibuka dengan dialog antara Pangeran Diponegoro dengan istrinya, Ratnaningsih yang saat itu sedang hamil di pengasingannya di benteng Fort Rotterdam, Manado Dikisahkan pada saat itu sang Pangeran mendapat firasat bahwa anak yang masih dalam kandungan istrinya itu kelak akan mendapat ancaman dari pemerintah kolonial, karenanya jika nanti Menadurahman, anaknya telah lahir Diponegoro berencana untuk menitipkannya pada Kyai Mojo, pengikut setianya di Tondano.Diponegoro Menurutku, dengan dibuangnya aku ke Makassar, pasti ada udang di balik batu yang dijalankan Belanda terhdap diriku Makanya kakau itu terjadi, aku ingin Menadurahman terhindar dari hal hal buruk itu.Di Fort Amsterdam ini pula Pangeran Diponegoro diperkenalkan oleh Residen Daniel Francois Pietermaat pada Johan Frederich Riedel 1798 1860 seorang pendeta Jerman yang hendak menyebarkan agama Kristen di Tondano, tempat dimana Kyai Mojo dan pengikutnya sedang menyebarkan agama Islam Karena semua memiliki kepentingan yang sama, maka semua tokoh dalam drama ini akan bertemu di TondanoSelanjutnya kisah akan bergulir ke Tondano, dimana Diponeg...